F0nhw1Im2cVa7GlhePYji7coHewOm0R3J52NdT2R

Wajib Dicoba : Lumpia Basah dan Goreng Bu Yuni

Lumpia Bu Yuni Kapas Krampung
Lumpia Bu Yuni memiliki tekstur yang garing dan lembut dipadukan dengan isian rebung yang padat dan lezat.

Tidak ada bosannya menjelajahi jajanan di Surabaya. Bukan cuma makanan asli, juga penganan turunan dari berbagai daerah. Yang asli ataupun sudah di modifikasi.

Lumpia lebih dikenal jajanan asli Semarang. Namun ternyata banyak juga di Surabaya. Mulai dari yang gayanya asli Semarang. Juga yang sudah disesuaikan dengan lidah Jawa Timuran.

Ini salah satu rekomendasi saya, lumpia Bu Yuni. Jualannya ada di Jalan Kapas Krampung Surabaya. Paling gampang dicari, pasti ramai saat sore hari.

Lumpia goreng ini memiliki kulit yang sedikit lebih tebal. Namun tetap memberikan sensasi garing. Seperti makan kulit ayam. Garing di luar, namun tetap ada yang empuk di dalam.

Nah yang istimewa ada di isiannya. Dominan rebung, kemudian ada wortel, ayam cincang, dan potongan dadu tahu. Awalnya saya mengira ini adalah potongan putih telur. Ternyata saya keliru.

Cerita dari Juningsih, pembuat lumpia itu mengatakan campuran yang dipakai adalah tahu kuning. Jenis tahu ini teksturnya berbeda dengan tahu biasa. Sehingga memberikan sensasi yang unik saat disantap.

Lumpia Bu Yuni Kapas Krampung
Juningsih dan Wagiri merupakan generasi kedua pembuat lumpia istimewa ini. Selama 15 tahun mereka mempertahankan cara berjualan dengan lapak gerobak di tepi Jalan Kapas Krampung.

Ternyata, penambahan bahan yang tidak lazim ini memiliki pengaruh besar dalam cita rasa lumpia. Sebagai pengikat rasa dan bumbu pada isian. Lebih meresap dan rasanya lebih panjang di lidah.

Tahu yang digunakan bukan jenis yang biasa. Tetapi tahu kuning. Aroma lebih wangi. Paling penting teksturnya, padat dan kenyal. Tentu ini kunci dan pembeda yang tidak bisa ditinggal. Kesan saat menjelajahi rasa lumpia jelas akan berbeda.

Kemudian paduannya adalah taoco. Dengan rasa dominan manis. Kemudian beradu dengan asam dan gurih. Aroma bawang yang menguar begitu kuat dalam setiap tetesan fermentasi kedelai ini.

Agar tekstur butiran kedelai tidak menonjol, taoco lebih dulu di blender hingga halus. Cara ini ikut mengekstraksi rasa orisinal taoco. Saus ini tentu akan semakin nikmat.

Selain dalam kondisi sudah digoreng, saya beberapa kali mencoba lumpia basah. Sebenarnya Bu Yuni tidak menyediakan lumpia khusus basah. Versi ini sama dengan lumpia yang belum di goreng.

Namun demikian bagi saya tetap enak. Kulitnya agak kenyal dan sedikit molor. Tidak seperti lumpia basah lain yang biasanya menggunakan adonan encer seperti kue cucur. Tetapi ini menggunakan adonan kering.

Bila pernah melihat proses pembuatannya, adonan kulit lumpia ini sangat lengket. Membuatnya cukup menempelkan adonan ke wajan atau teflon panas. Tinggal beberapa saat dan sudah matang, membentuk lembaran tipis kulit.

Menyantap lumpia basah Bu Yuni ini seperti lumpia wrapper Vietnam. Menggunakan rice paper yang molor saat digigit. Nah ini agak mirip, hanya saja isiannya bukan sayuran segar seperti spring roll Vietnam.

Lumpia Bu Yuni Kapas Krampung
Lumpia Basah Bu Yuni memiliki tekstur wrapper atau kulit seperti spring roll Vietnam yang menggunakan rice paper.

Lumpia Bu Yuni ini sudah ada sejak tahun 2015. Juningsih mengatakan resep tersebut merupakan warisan dari mendiang kakaknya. Dia yang meneruskan usaha keluarga itu.

Awalnya lokasi jualan lumpia ada di Jalan Rangkah. Namun kemudian bergeser dan pindah ke Jalan Kapas Krampung. Meski begitu, rasa yang dihadirkan tetap sama.

Per hari 500 biji lumpia habis dalam sekejap. Terkadang pembeli sudah memburu lumpia ini di rumah Juningsih. Belum sempat gelar lapak sudah habis.

Saran saya usahakan telepon atau pesan lebih dulu. Agar ada kepastian, kebagian atau tidak. Jangan sampai kecele, sudah kepingin eh kehabisan. (Galih Adi Prasetyo)

Harga : Rp 4.000
Jam Buka : 16.00-21.00
Related Posts
Galih AdiPs
Senang berbagi cerita soal rasa. Menjelajah kekayaan aroma kuliner nusantara. Menorehkan kisah perjalanan yang istimewa dalam bait karya.

Related Posts

Post a Comment