F0nhw1Im2cVa7GlhePYji7coHewOm0R3J52NdT2R

Kaya Rasa Lontong Ancah Tuban

Kaya Rasa Lontong Ancah Tuban
Lontong Ancah menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba saat ke Tuban.

Lontong Ancah ini rasanya lebih kaya dibanding lontong sayur biasa. Sayangnya kepopulerannya masih di Tuban saja. Berbagai daerah yang pernah saya kunjungi, belum pernah menemukan perpaduan lontong dan sayur lodeh yang seperti lontong ancah ini.

Ada yang melihat sekilas seperti Lontong Cap Go Meh. Namun saya katakan ini berbeda jauh. Bahkan tidak ada mirip-miripnya. Kecuali penggunaan sambal kelapa.

Lontong ancah terdiri dari campuran dua jenis sayur santan. Yang pertama sayur lodeh biasa. Isiannya bisa kacang, pepaya muda, nangka muda (tewel) atau terong. Tidak ada pakem untuk isiannya.

Kemudian yang kedua sayur ulas-ulas. Masakan pedas seperti mangut yang menggunakan ikan asap. Ada campuran ale. Kecambah dari biji pohon klampis. Unik, memunculkan aroma kuah santan yang khas.

Sebagai pelengkap, ada topping sambal bubuk atau dalam bahasa lokal Tuban disebut emput. Bubuk dengan rasa gurih yang terbuat dari jagung tumbuk halus yang dibumbui.

Kaya Rasa Lontong Ancah Tuban
Perpaduan dua sayur yang berbeda dengan tambahan sambal kelapa dan emput jagung membuat hidangan ini semakin istimewa.

Sebagai finishing touch ditambah lagi dengan sambal kelapa. Mirip yang digunakan pada campuran urap-urap. Namun untuk lontong ancah, campurannya berupa kecambah rawon dan kacang panjang mentah. Ditaburkan ke atas lontong.

Perpaduan silang bumbu yang memiliki cita rasa masing-masing membuat rasa lontong ancah semakin komplit. Bukan hanya menawarkan rasa dominan dari  santan. Namun taburan emput jagung menambah rasa gurih di dalamnya.

Apalagi ciri khas lodeh dari Tuban semuanya meninggalkan daun salam. Yang biasanya membuat masakan semakin legit. Ini aroma daun jeruk  lebih dominan. samar-samar memperkuat paduan rasa baru tadi.

Tidak banyak juga tempat makan di Tuban yang mempertahankan kombinasi asli lontong ancah. Bahkan saya sempat kaget dan bertanya-tanya. Ada warung yang menjajakan menu terbilang lengkap, namun tidak tahu apa itu kombinasi lontong ancah.

Yang disodorkan malah lontong lodeh. Irisan lontong yang diguyur sayur lodeh saja. Kurang mathuk, dan terkesan hambar. Tentu rasa klimaks yang diberikan jauh dari pada lontong ancah.

Di Tuban saya punya langganan. Waktu kecil sudah sering datang kesini. Namanya Warung Mbak Mah. Entah sejak kapan warung lesehan ini ada. Yang jelas sudah lebih dari 25 tahun.

Jangan bayangkan lapak jualannya ada dalam sebuah ruangan. Warung Mbah Mah menempati emperan toko sepeda. Dagangan di tata terbuka dalam sebuah meja.

Kaya Rasa Lontong Ancah Tuban
Salah satu tempat berburu kuliner lontong ancah di Tuban ada di warung Mbak Mah yang menyediakan banyak kuliner lezat.

Di sini berbagai macam jajanan tersedia mulai dari sate telur puyuh, usus, jeroan, cecek. Kemudian gorengan mulai dari ote-ote hingga tempe. Manis ataupun gurih, semua tersedia.

Menu nasi pecel, lodeh, ulas-ulas juga tersedia. Satu yang tentu saja menjadi favorit, yakni lontong ancah. Menu andalan saya adalah lontong ancah dengan tambahan lauk kepala ikan pe. Yakni ikan pari asap yang dimasak ulas-ulas. Kecambah ekstra banyak dan tempe tepung yang kriuk dan hangat.

Tidak lupa, sebagai syarat utama hidangan Tuban yang istimewa. Piringnya dilapisi daun jati. Terkadang juga minta dipincuk saja. Warung Mbak Mah ini salah satu yang masih konsisten untuk menyediakan godong jadi sebagai alas makannya.

Untuk rasa, lontong ancah Mbak Mah ini cenderung pedas. Meski menggunakan santan, namun tidak pekat. Sehingga tidak terlalu berlemak. Rasa juga enak, gurih dan asin. Yang paling penting wani bumbu.

Kebetulan di Warung Mbak Mah ini selalu menggunakan pepaya muda sebagai sayur utama pada lodeh. Menciptakan rasa yang segar.

Suapan demi suapan tidak pernah membuat bosan. Ada rasa segar dari campuran kecambah. Krenyes-krenyes dengan sensasi yang manis. Kontras dengan lontong atau sayur pepaya yang lembut.

Kaya Rasa Lontong Ancah Tuban
Berbagai jajanan disediakan di warung Mbak Mah mulai dari yang gurih, manis, hingga pedas.

Sebenarnya di Warung Mbak Mah ini ada satu lagi menu yang paling saya suka. Namanya panceng. Terdiri dari jeroan kambing yang ditusuk seperti sate. Dibalur dengan bumbu pepek. Seperti bumbu becek Tuban.

Rasanya pedas dan kenyal. Paling nikmat dipadukan dengan lontong ancah. atau nasi hangat pun cukup. Sayang sekarang menu itu sudah tidak ada lagi. Tergantikan dengan menu lain yang lebih populer. (Galih Adi Prasetyo)

Harga : Lontong (Rp 10.000-15.000), Jajanan (Rp 1.000-3.000)
Jam Buka : 17.00-22.00
Lokasi : Warung Mbak Mah
Related Posts
Galih AdiPs
Senang berbagi cerita soal rasa. Menjelajah kekayaan aroma kuliner nusantara. Menorehkan kisah perjalanan yang istimewa dalam bait karya.

Related Posts

Post a Comment