F0nhw1Im2cVa7GlhePYji7coHewOm0R3J52NdT2R

Kuliner Tuban : Warung Mbak Narti (3)

Kuliner Tuban Warung Mbak Narti
Becek Mentok kuliner seperti kari yang populer di Tuban dengan bahan dasar dari mentok atau entok.

Penutup ulasan dari Warung Mbak Narti ini saya akan membahas soal menu becek mentok. Ya, unggas dengan sebutan lain entok yang masih kerabat bebek ini merupakan salah satu sajian khas Tuban. Ada yang dimasak santan, krengsengan, atau goreng.

Lebih familier orang tuban memasaknya dengan kuah santan. Biasa disebut dengan Becek Mentok. Saya masih belum menemukan referensi soal asal usul istilah becek.

Namun sepengetahuan saya di beberapa daerah di Jawa Timur mengenal istilah mbecek. Yakni bertandang ke tetangga atau sanak famili yang punya hajat. Entah itu mantenan, khitanan, atau orang meninggal.

Nah menu berkuah ini yang kerap muncul sebagai hidangan utama saat buwuhan. Dari sini kemudian muncul sebutan masakan becek. Tidak ada aturan soal daging yang digunakan. Bisa sapi, kambing, atau ayam sekalipun. Tetapi orang tuban merasa kurang mathuk jika tidak memakai mentok atau itik serati ini.

Kuliner Tuban Warung Mbak Narti
Daging yang gurih dengan tekstur empuk dan berserat selalu bikin kangen siapa pun penikmat becek mentok ini.

Becek sendiri saya bilang hampir mirip kuahnya dengan ayam lodho. Tetapi proses memasak becek daging yang digunakan tidak di bakar. Hanya direbus biasa saja.

Selain itu rempah yang dipakai lebih kaya. Mulai dari cengkeh, jintan, ketumbar. Lalu satu lagi kunci rempah yang wajib ada, yakni mesoyi atau masoi.

Kulit kayu ini memiliki aroma yang khas. Menciptakan rasa yang tidak akan ditemukan di masakan lain. Karena itu tidak boleh meninggalkan sama sekali masoi atau mesoyi.

Penyajian becek mentok ada beberapa versi. Kuahnya yang kental dan pekat, dengan warna merah dari cabai. Kemudian ada yang lebih encer dengan warna kuning cerah. Lalu ada yang perpaduan tengah-tengah keduanya. Yang pasti rasanya tidak akan terbayangkan, semuanya bikin klepek-klepek.

Nah di Warung Mbak Narti ini ada menu becek mentok yang wajib dicoba. Becek di sini menyajikan kuah yang tidak terlalu kental. Namun tetap memberikan rasa bumbu yang kuat. Juga pedas tentunya.

Daging mentok juga gemol. Rasa gurih daging begitu terasa di setiap gigitan. Memang tekstur daging mentok cenderung lebih berserat. Selain itu jika salah teknik memasak akan meninggalkan bau prengus.

Kuliner Tuban : Warung Mbak Narti
Paling nikmat becek mentok disantap dengan nasi jagung juga lauk lain seperti belut atau bekicot.

Di Warung Mbak Narti proses memasaknya pas. Daging tidak berbau dan bumbu meresap. Di tambah daun jeruk dan serai mampu menyeimbangkan aroma kuah yang menyegarkan dan semriwing di hidung.

Paling nikmat becek mentok disandingkan dengan nasi jagung. Siap-siap saja sepiring pun tak akan cukup. Benar-benar nasi jagung mampu menyerap kuah becek. Memberikan sensasi kunyahan yang nikmat.

Menu becek mentok dikenal sebagai menu sandingan saat meminum tuak. Namun hal itu sudah jarang. Malah sudah banyak warung dan tempat makan yang khusus menyajikan olahan becek ini. Nah jika bertandang ke Tuban, sila mampir dan cicipi sensasi nikmatnya becek mentok.

Daging entok juga enak diolah sate. Dihidangkan dengan kondimen sambal kecap. Dengan irisan cabai, bawang merah, dan tomat. Kecapnya pun menggunakan kecap cap laron yang khas Tuban itu. (Galih Adi Prasetyo)
Harga : Rp 25.000
Jam Buka : 09.00-14.00
Related Posts
Galih AdiPs
Senang berbagi cerita soal rasa. Menjelajah kekayaan aroma kuliner nusantara. Menorehkan kisah perjalanan yang istimewa dalam bait karya.

Related Posts

Post a Comment